Awas! Tahu Berformalin Masih Beredar

No comment 66 views

tahu-dalamSurabaya – Bagi Anda penggemar tahu, mulai sekarang harap berhati-hati. Bisa saja tahu yang Anda konsumsi mengandung formalin. Pasalnya, polisi baru saja menggerebek usaha tahu yang menggunakan formalin dengan tujuan agar tahunya tidak mudah busuk.

Usaha tahu yang digerebek itu adalah UD Jaya Abadi yang berlokasi di Desa Kedung Rawan, Krembung, Sidoarjo. Usaha tahu yang mulai beroperasi sejak tahun 2007 itu adalah milik Umrona (40).

“Sejak mulai buka, pemiliknya sudah mencampur tahunya dengan formalin,” ujar Kanit Idik IV, AKP Slamet Hariyatno kepada wartawan di mapolwiltabes, Jalan Taman Sikatan, Jumat (6/11/2009).

Dari tempat usaha itu, petugas menyita satu jerigen berisi 5 liter formalin  dan satu jerigen berisi 10 liter campuran formalin dan air. Selain itu petugas juga menyita 8 kantong plastik masing-masing berisi 5 buah tahu untuk sample, satu buku pembukuan penjualan tahu dan alat pencetak tahu.

Slamet menerangkan bahwa setelah tahu jadi akan diedarkan, boks tempat tahu yang berukuran 40×40 cm dituang 100 cc formalin. Formalin itu akan bercampur dengan air dan diserap oleh tahu di dalam boks. Akibatnya tahu yang sudah bercampur formalin akan tenggelam di dalam air. Padahal tahu yang murni akan sedikit mengambang di dalam air.

Slamet menerangkan bahwa formalin yang biasanya dipakai sebagai bahan pengawet mayat sungguh berbahaya bila dikonsumsi. Selain bisa mengakibatkan iritasi, juga bisa mengakibatkan sesak napas, radang tenggorokan dan dampak jangka panjangnya adalah kanker.

“Kami akan membawa samplenya ke BBPOM dan kami juga akan memeriksa saksi ahli dari dinas kesehatan,” tambah Slamet.

Tahu bikinan Umrona setiap harinya bisa menghabiskan 7 kwintal kedelai sebagai bahan bakunya. Wilayah pemasarannya adalah sejumlah pasar tradisional di kawasan Krembung. Tahu itu juga diambil dan dijajakan keliling kampung oleh para pedagang. (detik surabaya)