Menkes Akui Kualitas RS Memble

No comment 50 views

endang sedyaningsih-2Peningkatan jumlah sarana kesehatan selama dua dekade terakhir ternyata tak diikuti peningkatan kualitas pelayanan. Menteri Kesehatan (Menkes) Endang Rahayu Sedyaningsih menyatakan, kondisi memprihatinkan itu bisa dilihat dari masih rendahnya tingkat akreditasi rumah sakit.

Di antara total 1.292 rumah sakit di Indonesia, ternyata baru 60 persen yang sudah diakreditasi. ”Di antara yang sudah terakreditasi pun, belum semua menerapkan prosedur standar perlindungan pasien,” ungkap Endang saat membuka Kongres XI Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, kemarin (28/10).

Bukan hanya itu. Dia menyatakan, kesalahan medis alias malapraktik masih sering terjadi. Hanya, Endang belum bisa memastikan berapa banyak kasus yang telah dilaporkan. Kondisi tersebut, menurut dia, terjadi karena memang hal itu belum terdata.

Dalam kesempatan tersebut, pengganti Siti Fadilah Supari itu juga mengingatkan Persi sebagai induk organisasi pengelola rumah sakit untuk terus berusaha mendorong meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit. Caranya, menyosialisasikan penerapan pelayanan kesehatan prima dan prosedur standar perlindungan pada pasien.

Menurut Endang, pelayanan kesehatan prima yang dimaksud, antara lain, bisa diwujudkan dengan mengidentifikasi pasien secara cermat, komunikasi efektif dengan pasien, serta adanya prosedur standar perlindungan pasien.

Selain itu, rumah sakit harus bisa menekan angka infeksi nosokomial, kesalahan dalam penanganan pasien, serta kerugian pasien karena kesalahan petugas medis. ”Jadi, rumah sakit juga harus mengubah paradigma. Bukan berorientasi pada dokter, tapi pada pasien. Pelayanan juga tidak dilakukan terpisah, tapi terpadu,” tegasnya. (jawapos/msg)