Naik Turun Harga BBM Sejak Soekarno Hingga SBY

No comment 122 views

bbmPemerintah telah mengumumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis premium dan solar. Kenaikan ini, kata Jero Wacik, Menteri ESDM RI., hanya akan berlaku bagi mobil jenis pribadi dari Rp4.500 menjadi Rp 6.500 per liter.

Menilik masa lalu, kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM sebenarnya bukanlah hal yang baru. Bahkan jika dilihat dari data yang ada, menaikkan harga BBM sudah dilakukan sejak zaman Presiden Soekarno.

Data dari Kementerian ESDM menunjukkan di masa kepemimpinan Soekarno sedikitnya telah terjadi 12 kali kenaikan Harga BBM. ?Meski tak ada angka pasti berapa kenaikan dan kapan kenaikan itu, namun dokumen pada Biro Perancang Negara tahun 1965 menyebutkan jika kenaikan BBM di massa itu untuk membantu pemerintah dalam membangun sektor pendidikan, kesehatan, dan perumahan.

Di era Orde Baru, atau saat Soeharto memimpin, kenaikan harga BBM juga beberapa kali terjadi. Catatan Kementerian ESDM menujukkan sedikitnya terjadi 18 kali kenaikan harga di era ini.

Kenaikan BBM juga pernah sekali dilakukan pada massa kepemimpinan BJ Habibie. Abdurahman Wahid atau Gus Dur juga pernah sekali menaikkan harga BBM. Sedangkan di era Megawati, tercatat dua kali terjadi kenaikan dan tujuh kali penyesuaian harga.

Dan kini, di dua periode memimpin Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono tecatat telah melakukan empat kali kenaikan harga. Dari catatan Kementerian ESDM, selain naik, harga BBM di Indonesia sebenarnya sempat dilakukan penurunan hingga enam kali. Pertama ketika tahun 1986, Soeharto sempat menurunkan Solar sebesar 17,4 persen.

Selain itu, ketika krisis moneter menerpa pada tahun 1998, harga bensin kembali turun hingga 16.7 persen, solar turun 8,3 persen dan minyak tanah turun 20 persen.

Di era Megawati pada tahun 2013 juga sempat menurunkan harga solar dari Rp 1.890 menjadi Rp 1.650. Sedangkan di era SBY, penurunan harga juga pernah dilakukan hingga tiga kali. Yaitu penurunan sebesar Rp 500 di awal Desember 2008. Setelah itu juga dilakukan penurunan dua kali yaitu masing-masing Rp500 pada tahun 2009 atau sesaat sebelum digelarnya Pemilu.

 

Kenaikan Harga BBM Sejak 1980

 

Tahun Harga Premium Harga Solar Masa Pemerintahan
1980 Rp 150 Rp 52,5 Soeharto
1991 Rp 550 Rp 300 Soeharto
1993 Rp 700 Rp 380 Soeharto
1998 Rp 1.200 Rp 600 Soeharto
2000 Rp 1.150 Rp 600 Gus Dur
2001 Rp 1.450 Rp 900 Gus Dur
2002 Rp 1.550 Rp 1.150 Megawati
2003 Rp 1.810 Rp 1.890 Megawati
Maret 2005 Rp 2.400 Rp 2.100 SBY
Oktober 2005 Rp 4.500 Rp 4.300 SBY
2008 Rp 6.000 Rp 5.500 SBY
2009-2012 Rp 4.500 Rp 4.500 SBY
Juni 2013-? Rp 6.500 Rp 5.500 SBY

 

Sumber : Kementerian ESDM

sumber berita : suarasurabaya.net

Tags: