YLKI: Banyak Pengaduan Masalah Kartu Kredit

No comment 89 views

Yayasan Lembaga Keuangan Indonesia (YLKI) mengungkapkan sebanyak 73% pengaduan jasa keuangan oleh masyarakat masih didominasi oleh kasus perbankan. YLKI menyampaikan dari laporan tersebut masih dominan dalam sengketa masalah kartu kredit.

Demikian disampaikan oleh Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Sudaryatmo dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (5/3/2011).

“Sepanjang tahun 2010, terdapat 18,81% aduan konsumen di bidang jasa keuangan. Atau sebanyak 111 dari 590 aduan yang masuk di YLKI. Dari laporan tersebut sebanyak 81 aduan atau 73,5% terkait masalah perbankan,” ujar Sudaryatmo.

Ia mengungkapkan, dari laporan yang lain terdapat macam-macam pengaduan lain misalnya terkait telekomunikasi sebanyak 101 atau 17,12%, perumahan sebanyak 84 atau 14,24%, listrik sebanyak 80 atau 14,24%.

“Kemudian ada juga masalah transportasi sebanyak 39 atau 6,61%, Elektronik sebanyak 20 atau 3,39%, metode sales sebanyak 17 atau 2,88%, otomotif sebanyak 11 atau 1,86%, dan makanan sebanyak 11 atau 1,86%,” jelasnya.

Terkait jasa keuangan, Sudaryatmo mengatakan industri perbankan menempati urutan tertinggi yang dominan terkait masalah kartu kredit. Selain bank, lanjut Sudaryatmo terdapat industri leasing sebanyak 39 aduan atau 16,67%, dan asuransi sebanyak 23 aduan atau 9,83%.

“Untuk bank masih dominasi kartu kredit biasanya nasabah itu merasa ditipu atau dibohongi,” jelasnnya.

Sumber : Vibinews